Taman Doa Trappist

Religi

Deskripsi

Kota Larantuka dikenal dengan upacara tahunan “Semana Santa” dan devosi Tuan Ma (Bunda Maria) yang sudah berlangsung selama lima abad. Sementara itu, sekitar 40 km dari Larantuka, ada sebuah Pertapaan Trappist di desa Lamanabi yang didirikan pada tahun 1998, atas undangan Bapak Uskup Larantuka, alm. Mgr Darius Nggawa, SVD, sebagai cabang Pertapaan Trappist Rawaseneng (di Keuskupan Agung Semarang, Jawa Tengah).

Sejak jalan menuju ke Lamanabi selesai diaspal oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur pada awal Februari 2018 dan berkat tersebarnya informasi mengenai Pertapaan melalui internet, tamu yang datang berkunjung ke Pertapaan semakin melimpah, terutama pada waktu “week end” dan tanggal merah. Selain itu, sejak tahun 2012 Pertapaan Lamanabi, oleh Dinas Pariwisata Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur, dijadikan salah satu tempat ziarah rohani program “Sister City”, suatu jalinan kerja sama lintas budaya dan agama antara kota Larantuka/Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur dengan kota praja Ourém-Fatima di Portugal.

Menanggapi semua perkembangan tersebut dan dengan adanya gejala semakin meningkatnya kehausan rohani umat Katolik di Flores Timur dan sekitarnya untuk menyepi sesaat dari tengah-tengah kesibukan, keramaian, kejenuhan dan kegaduhan hidup dalam masyarakat yang semakin dibanjiri oleh kecanggihan media sosial, informasi dan komunikasi di dunia maya (internet), maka sejak tahun 2018, komunitas para rahib Trappist Lamanabi merencanakan pembangunan sebuah “Taman Doa” dengan beberapa fasilitas bangunan yang terkait dengannya. Diharapkan Taman Doa ini dapat menjadi semacam tambahan “oase rohani” baru bagi mereka yang datang berkunjung ke Pertapaan.

Judul artikel: Taman Doa Sejarah Keselamatan. https://pertapaan-lamanabi.id/taman-doa

Bukit Fatima

Religi

Deskripsi

Taman Doa Bukit Fatima bukan sekadar destinasi wisata religi, melainkan juga simbol harmoni yang mengajarkan semangat toleransi antarumat beragama, solidaritas, perdamaian, dan kekeluargaan yang erat. Terletak di Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, kota ini dikenal sebagai 'Reinha Rosari' karena erat kaitannya dengan tradisi Katolik yang kental, termasuk prosesi tahunan Semana Santa untuk menghormati Bunda Maria (Tuan Ma).
Taman Doa Bukit Fatima terletak di Bukit Sandominggo, sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasinya yang berada di atas bukit menawarkan pemandangan alam yang luar biasa. Dari sini, pengunjung dapat menikmati hamparan biru Selat Gonzalu, panorama Pulau Adonara dan Pulau Solor, megahnya Gunung Lewotobi, hingga lanskap indah Kota Larantuka

Baca artikel detikbali, "Taman Doa Bukit Fatima, Nikmati Keindahan Alam dan Ketenangan Spiritual" selengkapnya .

https://www.detik.com/bali/wisata/d-7736888/taman-doa-bukit-fatima-nikmati-keindahan-alam-dan-ketenangan-spiritual